Selasa, 18 Disember 2012

kini hadir kembali Judul Pidato Cinta Rasul


Assalamu ‘Alaikum Wr Wb
Hadirin yang dimulyakan oleh allah
Pada kesempatan kali ini izinkanlah saya untuk menyampaikan sebuah pidato yang berjudul  “Cinta kepada Rasulullah”.
Nabi adam AS mendapat kedudukan yang tinggi disisi allah itu karena nabi Muhammad, nabi nuh AS selamat dari hempasan ombak banjir bandang ketika bersama kaumnya itu karena nabi Muhammad, nabi ibrahim-pun AS selamat dari jilatan api namrud yang apinya bak api neraka yang menerka itu juga karena nabi muhammad, kalimullah musa berkata dengan senandung sastra “setelah ku tahu kemegahan intan surga dan seisinya, eloklah terlihat nabi muhammad bergandeng dengan namanya, Allah SWT berfirman bahwa itu adalah nama kekasihnya, terseliplah gumpalan-gumpalan mendung rasa cintaku padanya, hingga ku memohon dibai’at untuk menjadi ummatnya”.
Allahumma Shalli ‘Ala Muhammad...
Siapakah para hadirin yang menyebabkan nabi musa berkata demikian??
Dan siapakah para hadirin insan yang didamba-dambakan dan dicinta itu???
Dan siapakah wujud kekasih allah ini??
Dia adalah Muhammad... Muhammad... Muhammad, Insan biasa luar biasa, wujud hakikat maujudnya yang selalu menampakkan rasa cinta kepada ummatnya sampai yaumul mau’ud, dia teteskan darahnya demi ummatnya. Beliau mengorbankan segala-galanya demi ummatnya pula bak cinta ummat yang mengalir deras di aliran sendi-sendi darahnya, dan ketika ajal menjemputnya hanya satu kata yang terucap Ummati.......3x. ummatku....3x.
Bukan keluarga sebagai wasiat terahir, bukanlah teman kerabat didalam hatinya teringat dan terfikir, dan hanya ummat-nya lah yang selalu merendan suci dan terukir.
Allahumma Shalli ‘Ala Muhammad...
Dengan gambaran itu, wajibkah kita para hadirin sebagai ummatnya mencintai beliau????
Cinta kepada beliau adalah aujabul wujub bagi kita sebagai ummatnya didalam merealisasikan melaksanakan titah perintahnya.
Allahumma Shalli ‘Ala Muhammad...
Allah SWT berfirman dengan untaian gemilang indah senandung sanjungan kata:
Laqod Ja’akum Rosulum Min Anfusikum Azizun ‘Alaihima ‘Anittum Haritsun ‘Alaikum    Bil Mukminina Ro’ufurrohim.
Yang artinya : telah datang sosok utusan dari golonganmu, berat rasa penderitaanmu, ia menginginkan keimanan dan keselamatan bagimu, lagi belas kasihan terhadap mukminin          di antaramu...
Hadirin Yang Dimulyakan Oleh Allah...
Hanya inilah sekapur sirih yang dapat kami sampaikan bahwasanya nabi muhammad SAW adalah insan biasa luar biasa sehingga allah SWT mengukir kecintaannya dengan kata sifat Azizun-Haritsun-Ro’ufurrahim. Mudah-mudahan kita semua termasuk tergolong dalam ketegori “man ahabbani kaana ma’i fil jannah”.Amin... Amin... Ya Robbal ‘Alamin....
Akhirul Kalam Wabillahi Taufiq Wal Hidayah Warriho Wal ‘Inayah
Wassalamu ‘Alaikum Wr Wb

Tiada ulasan:

Catat Ulasan