Assalamu ‘Alaikum Wr Wb
Hadirin yang
dimulyakan oleh allah
Pada
kesempatan kali ini izinkanlah saya untuk menyampaikan sebuah pidato yang
berjudul “Cinta kepada Rasulullah”.
Nabi
adam AS mendapat kedudukan yang tinggi disisi allah itu karena nabi Muhammad,
nabi nuh AS selamat dari hempasan ombak banjir bandang ketika bersama kaumnya
itu karena nabi Muhammad, nabi ibrahim-pun AS selamat dari jilatan api namrud
yang apinya bak api neraka yang menerka itu juga karena nabi muhammad,
kalimullah musa berkata dengan senandung sastra “setelah ku tahu kemegahan
intan surga dan seisinya, eloklah terlihat nabi muhammad bergandeng dengan
namanya, Allah SWT berfirman bahwa itu adalah nama kekasihnya, terseliplah
gumpalan-gumpalan mendung rasa cintaku padanya, hingga ku memohon dibai’at
untuk menjadi ummatnya”.
Allahumma
Shalli ‘Ala Muhammad...
Siapakah
para hadirin yang menyebabkan nabi musa berkata demikian??
Dan
siapakah para hadirin insan yang didamba-dambakan dan dicinta itu???
Dan
siapakah wujud kekasih allah ini??
Dia adalah
Muhammad... Muhammad... Muhammad, Insan biasa luar biasa, wujud hakikat maujudnya
yang selalu menampakkan rasa cinta kepada ummatnya sampai yaumul mau’ud,
dia teteskan darahnya demi ummatnya. Beliau mengorbankan segala-galanya demi ummatnya
pula bak cinta ummat yang mengalir deras di aliran sendi-sendi darahnya, dan ketika
ajal menjemputnya hanya satu kata yang terucap Ummati.......3x. ummatku....3x.
Bukan
keluarga sebagai wasiat terahir, bukanlah teman kerabat didalam hatinya teringat
dan terfikir, dan hanya ummat-nya lah yang selalu merendan suci dan terukir.
Allahumma
Shalli ‘Ala Muhammad...
Dengan
gambaran itu, wajibkah kita para hadirin sebagai ummatnya mencintai beliau????
Cinta
kepada beliau adalah aujabul wujub bagi kita sebagai ummatnya didalam
merealisasikan melaksanakan titah perintahnya.
Allahumma
Shalli ‘Ala Muhammad...
Allah
SWT berfirman dengan untaian gemilang indah senandung sanjungan kata:
Laqod Ja’akum Rosulum Min Anfusikum Azizun ‘Alaihima ‘Anittum
Haritsun ‘Alaikum Bil Mukminina
Ro’ufurrohim.
Yang artinya : telah datang sosok utusan dari golonganmu, berat
rasa penderitaanmu, ia menginginkan keimanan dan keselamatan bagimu, lagi belas
kasihan terhadap mukminin di antaramu...
Hadirin
Yang Dimulyakan Oleh Allah...
Hanya
inilah sekapur sirih yang dapat kami sampaikan bahwasanya nabi muhammad SAW
adalah insan biasa luar biasa sehingga allah SWT mengukir kecintaannya dengan
kata sifat Azizun-Haritsun-Ro’ufurrahim. Mudah-mudahan kita semua
termasuk tergolong dalam ketegori “man ahabbani kaana ma’i fil jannah”.Amin...
Amin... Ya Robbal ‘Alamin....
Akhirul
Kalam Wabillahi Taufiq Wal Hidayah Warriho Wal ‘Inayah
Wassalamu ‘Alaikum Wr Wb